Howl

Diposting secara otomatis dari milis psikologi transformatif.

Thursday, March 12, 2009

Bls: Bls: [psikologi_transformatif] Re: Do you agree with Incest? (Merekonstruksi Pemahaman Manusia Pertama)

"Salah satu bukti bahwa mutasi bersifat probabilistik adalah bukti
banyaknya spesies yang kemudian punah (extinct). Mungkin karena semua
mutasi yang terjadi tidak lolos seleksi alam, atau terjadi perubahan
dramatis pada iklim bumi yang tidak diikuti oleh satu pun mutasi yang
sesuai. Ini merupakan salah satu point bagi Richard Dawkins untuk
menunjukkan bahwa evolusi tidak perlu digerakkan oleh
kekuatan-kekuatan supranatural."
===================
Pras:
Apakah di sini Dawkins tidak melakukan sebuah lompatan "ontologis", ketika berawal dari keyakinan akan probabilitas, tiba-tiba atas dasar amatan empirik ia menyimpulkan 'evolusi tidak perlu digerakkan oleh kekuatan-kekuatan supranatural'.
Di sini hemat saya Dawkins tak ubahnya seorang theist, mempercayai hal yang metafisis - yaitu yang ada di luar yang empirik, dan sama sekali tidak memakai metodologi ilmiah. Ia bekerja atas dasar keyakinan tertentu juga, bukan karena pembuktian. Jadi teringat Nietzsche ketika mengkritik para ilmuwan, selalu ada dalam bayang-bayang 'hinterwelt' juga, obsesi akan "dunia di seberang sana". Inilah menurut saya "kemiskinan" para atheist kontemporer, titik berangkatnya tidak eksistensial. Sama juga dg model Sam Harris dan Daniel Dennett, atau Christopher Hitchens.
 
salam


Dari: Howl <scimindd@gmail.com>
Kepada: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
Terkirim: Kamis, 12 Maret, 2009 18:59:52
Topik: Re: Bls: [psikologi_transformatif] Re: Do you agree with Incest? (Merekonstruksi Pemahaman Manusia Pertama)

2009/3/12 prastowo prastowo <sesawi04@yahoo. com>:
> pengikut Darwin pun keliru (misalnya
> Richard Dawkins) dlm hal, evolusi hanya bergerak secara material-horisontal ,
> dari yang sederhana (kecil) menuju yang besar (kompleks).

Secara garis besarnya evolusi terdiri dari dua faktor yaitu mutasi dan
seleksi alam.

Yang sering disalahpahami adalah bahwa mutasi itu bersifat linear dan
satu arah saja. Itu tidak benar. Mutasi terjadi secara random ke semua
arah baik dari satu struktur simple ke struktur simple lainnya, dari
struktur yang lebih simple ke struktur yang lebih kompleks, atau
sebaliknya. Mutasi dikendalikan oleh teori probability.

Nah, jika yang beroperasi HANYA mutasi saja, maka evolusi menjadi
random tanpa arah. Tetapi faktor kedua, yaitu seleksi alam, kemudian
akan melakukan seleksi.

Sebuah spesies akan bermutasi dengan segala kemungkinan yang ada,
tetapi seleksi alam akan menentukan mana hasil mutasi yang survive,
mana yang tidak. Dalam jangka panjang, bisa saja seleksi alam akan
menyebabkan munculnya spesies yang lebih kompleks dari sebelumnya.
Tetapi itu TIDAK HARUS terjadi. Kita bisa menemukan banyak contoh
spesies yang masih tetap sama setelah beratus-ratus ribu bahkan
berjuta-juta tahun.

Salah satu bukti bahwa mutasi bersifat probabilistik adalah bukti
banyaknya spesies yang kemudian punah (extinct). Mungkin karena semua
mutasi yang terjadi tidak lolos seleksi alam, atau terjadi perubahan
dramatis pada iklim bumi yang tidak diikuti oleh satu pun mutasi yang
sesuai. Ini merupakan salah satu point bagi Richard Dawkins untuk
menunjukkan bahwa evolusi tidak perlu digerakkan oleh
kekuatan-kekuatan supranatural.

salam
howl



Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home