Howl

Diposting secara otomatis dari milis psikologi transformatif.

Monday, March 16, 2009

Re: [psikologi_transformatif] Re: MENGUAK MISTERI TRINITAS


Uraian yang bagus dan menarik :-)


2009/3/17 Howl <scimindd@gmail.com>

On Sun, Mar 15, 2009 at 2:24 PM, suka komen <sukakomen@gmail.com> wrote:
> Anggapan bahwa "yang saya sampaikan ini bukan pendapat saya pribadi, tetapi
> merupakan SabdaTuhan sendiri" setahu saya memang ada, bahkan bisa dikatakan
> banyak" di kalangan penganut agama, terlepas dari apa agamanya.
>
> Saya terkadang menerima judgement "sesat" ketika berdiskusi secara kritis
> dengan kalangan intern agama sendiri (Kristen). Orang-orang yang memiliki
> kecenderungan ini umumnya bersikap fanatik dan kurang atau bahkan tidak
> toleran terhadap berbagai pan
>
> dangan lain, baik antar denominasi di kalangan intern agamanya sendiri,
> apalagi dengan ajaran agama lain. Umumnya mereka memilik persepsi bahwa
> "kitab suci" turun langsung dari surga, tanpa adanya "campur tangan"
> manusia. Bluk ... entah itu bagai gelondongan, atau buku yang turun dari
> surga.
>

Bible ditulis dalam kurun waktu lebih dari 1500 tahun oleh
berpuluh-puluh penulis. Kalau kita teliti membaca deskripsi tentang
Tuhan di dalamnya, kita bisa membaca perubahan-perubahan yang
signifikan dari era satu ke era yang lain. Mulai dari Tuhan yang
memusnahkan musuh-musuh umatNya, hingga Tuhan yang mengajarkan untuk
"cintailah musuhmu". Dari Tuhan yang melarang makanan yang haram,
hingga Tuhan yang mengajarkan bahwa yang haram bukanlah yang masuk
lewat mulut ke perut, tetapi apa yang datang dari hati ke luar melalui
mulut.

Masih sangat banyak contoh "perubahan sikap Tuhan" di dalam bible.

Apakah Tuhan berubah? Saya yakin tidak. Yang berubah bukan Tuhan,
tetapi pemahaman umat manusia terhadapNya. Perubahan-perubahan di
dalam bible ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak menurunkan "gluduk ..."
wahyu yang paling sempurna sejak awal kitab kejadian, tetapi berproses
bersama-sama manusia sepanjang sejarahnya.

Sekaligus juga ini menjelaskan sikap saya tentang kitab suci pada
umumnya. Kitab suci adalah tulisan manusia yang diinspirasikan secara
ilahi, dengan demikian kitab suci menunjuk kepada wahyu Tuhan tetapi
sekaligus memuat pemahaman si penulis itu sendiri. Kitab suci juga
mencatat interaksi manusia dengan Tuhan yang -tidak terhindarkan-
memuat berbagai kesalahpahaman dan ketidak-mengertian manusia.

Sebagai seorang pembaca, saya bisa menangkap pesan Tuhan yang
sesungguhnya dengan cara membaca kitab suci sebagai keseluruhannya,
melampaui kontradiksi-kontradiksi yang dijumpai jika saya membaca
secara sepotong-sepotong.

Mengapakah Tuhan bible tidak menurunkan satu set wahyu sempurna siap
pakai kepada satu nabi saja, dus menyederhanakan seluruh persoalannya?
Saya tidak tahu. Tetapi demikianlah cara kerja yang dipilih Tuhan, dan
saya menerimaNya.

salam
howl

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home