apakah tidak mungkin Tuhan yang kata si Tukang Komen itu maha Agung juga akan teliti "mengukirkan" segala detil yang dibutuhkan untuk tampil "normal" sebagai manusia?
Kik kik kik
Tukang komen, siapa tuh ? ;-)
Kaluk menurut owe, mungkin saja Tuhan teliti "mengukirkan" segala detil yang dibutuhkan untuk tampil "normal" sebagai manusia.
Tapi, apakah Tuhan juga "mengukirkan" memori masa kecil di uteknya si adam dan si hawa, mengingat mereka tidak punya masa kecil?
Kaluk secara
nature, mereka diciptakan baik dan sempurna, sedangkan secara
nurture mereka hanya bertemu dengan Tuhan sebelum bertemu dan digoda oleh Ular, dan kemudian mereka tergoda dan berdosa, maka menurut owe, kebaikan pada faktor
nature maupun
nurture yang ada pada mereka perlu dipertanyakan. ;-)
Kik kik kik
2009/3/13 personalgrowth
<personalgrowth@ gmail.com> itu kan tentang udel si Adam yang di cerita-cerita itu...
kalau dari cerita yang sama lalu kamu yakin beliyo2 itu tidak pernah dikandung siapapun,
apakah tidak mungkin Tuhan yang kata si Tukang Komen itu maha Agung juga akan teliti "mengukirkan" segala detil yang dibutuhkan untuk tampil "normal" sebagai manusia?
ini baru udel,
gimana dengan pentil Adam?
andeng2?
kutil?
jerawat?
hayooooooooooo. .........
kalau Adam yang saya pernah liat sih jelas kumplit lengkap....
sebelum pindah ikut ibunya balik ke negara asalnya sana,
dulu kami para mami-mami teman mamanya sudah melihatnya telanjang bulat,
baik ketika dia lahir, lalu menetek pada ibunya,
digantikan popoknya,
sampai dia berumur dua tahunan dan hobi lari2 telanjang diseantero apartemennya. .
sampai lalu di umur 4 tahun tiba2 malu sendiri, dan mulai bepakaian lengkap...
:-D
jengbud
On Fri, Mar 13, 2009 at 9:02 AM, Howl
<scimindd@gmail. com> wrote:
Adanya "Udel" menunjukkan bahwa seorang manusia pernah dikandung di
dalam rahim seorang Ibu.
Adam dan Hawa menurut cerita kan tidak pernah dikandung oleh siapapun,
jadi tidak punya udel, dong ...:)
howl
0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home