Howl

Diposting secara otomatis dari milis psikologi transformatif.

Saturday, November 1, 2008

Re: [psikologi_transformatif] TUHAN ITU TIDAK ADA

He...he...he... :-)

Kalau mau dimbuletin ya mbulet.

Supaya tidak mbulet saya kutipkan lagi teks aslinya dari http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/48561

Tapi apa yang terjadi... orang-orang TIDAK MAU DATANG kepada-NYA, dan TIDAK MAU MENCARI-NYA dengan benar. Tidak mau meminta perlindunganNya dengan jalan dan cara yang benar pula. Tidak mau pasrah padaNya. Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini."

Tidak ada dikatakan semua orang-orang yang TIDAK MAU DATANG kepada-NYA ...dst yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia. Melainkan dipergunakan kata banyak.

Pemahamannya:
1. ada banyak orang yang TIDAK MAU DATANG kepada-NYA ...dst yang sakit dan menderita
2. ada sedikit orang-orang yang TIDAK MAU DATANG kepada-NYA ...dst yang tidak sakit dan menderita. 

Pemahaman imannya:
Jika TIDAK MAU DATANG kepada-NYA ...dst. akan banyak orang yang sakit dan menderita (ditimpa kesusahan). Walaupun demikian, tetap  ada otoritas/kedaulatan Tuhan Sang Khalik untuk "tidak memberikan" sakit/penyakit dan penderitaan kepada orang-orang yang tidak mau datang kepadaNYA ...dst.

Padanannya:

Tapi apa yang terjadi... orang-orang MAU DATANG kepada-NYA, dan MAU MENCARI-NYA dengan benar. Mau meminta perlindunganNya dengan jalan dan cara yang benar pula. Mau pasrah padaNya. Oleh karena itu hanya sedikit yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini."

Pemahamannya:
1. ada sedikit orang MAU DATANG kepada-NYA ...dst  tetapi tetap sakit dan menderita
2. ada banyak orang-orang yang MAU DATANG kepada-NYA ...dst yang tidak sakit dan menderita. 

Pemahaman imannya:
Jika MAU DATANG kepada-NYA ...dst. akan sedikit orang yang sakit dan menderita (ditimpa kesusahan). Walaupun demikian, tetap ada otoritas/kedaulatan Tuhan Sang Khalik untuk "tetap memberikan" sakit/penyakit dan penderitaan kepada orang-orang sekalipun orang-orang tersebut mau datang kepadaNYA ...dst.


Sebagaimana telah saya kemukakan bahwa penderitaan itu bersifat subyektif, maka bagi orang-orang yang ikhlas dan pasrah, sakit-penyakit dan penderitaan dapat dihayati sebagai sesuatu yang positif/berguna. Misalnya sebagai suatu hal yang menyebabkan ia harus selalu terus menerus menyandarkan diri pada kasih dan aungerah Tuhan, sebagai sesuatu yang lebih mendekatkan dirinya kepada Tuhan, dan sebagainya.

Bahkan ada dikatakan "Tuhan tidak menjanjikan jalan hidup yang mulus dan lancar, tetapi Tuhan menjajikan untuk memberikan kekuatan yang juga dapat dipergunakan untuk menjalani kehidupan yang berliku-liku dan sulit". Jadi, bukan sakit/penderitaannya yang harus dihilangkan, melainkan kekuatan untuk menghadapi sakit/penderitaan tersebut yang ditambahkan. Lihat juga tanggapan Swas sehubungan dengan hal ini.



2008/10/31 Howl <scimindd@gmail.com>

2008/10/31 suka komen <sukakomen@gmail.com>:
> Howl:
>>
>> Betul. Setuju.
>> Itulah persis yang sedang saya bantah sejak awal. Makanya saya membuat
>> penggabungan itu, untuk mengilustrasikan apa yang sedang saya bantah itu.
>>
>> Statement yang sedang saya persoalkan (dan sedang dibantah) adalah
>> statement dari pelanggan tukang cukur:
>> "........ Tidak mau meminta perlindunganNya dengan jalan dan cara yang
>> benar pula. Tidak mau pasrah padaNya. Oleh karena itu banyak yang sakit dan
>> tertimpa kesusahan di dunia ini."
>
> SK:
> Statement tersebut adalah statement dari konsumen yang percaya adanya Tuhan
> Sang Khalik kepada tukang cukur yang tidak percaya adanya Tuhan Sang Khalik.
> Itu adalah statement iman.
>
> Bukan semua yang "Tidak mau meminta perlindunganNya dengan jalan dan cara
> yang benar pula. Tidak mau pasrah padaNya." sakit dan tertimpa tertimpa
> kesusahan di dunia ini.", melainkan banyak.
>
> Padanannya adalah:
>
> Bukan semua yang " mau meminta perlindunganNya dengan jalan dan cara yang
> benar pula. Mau pasrah padaNya." akan sehat dan tidak tertimpa tertimpa
> kesusahan di dunia ini.", melainkan sedikit.

> Yang sedikit itulah yang "doa/permintaannya tidak dijawab" oleh Tuhan Sang
> Khalik. Kalau dicermati, pemahamannya tidak bersifat all or none ;-)

Lho, bapak yang sedang dicukur itu kan mengatakan bahwa BANYAK yang sakit dan
tertimpa kesusahan di dunia ini, karena tidak mau meminta

perlindunganNya dengan jalan dan cara yang
benar pula. Tidak mau pasrah padaNya. Yang banyak itulah, yang sedang
diperdebatkan.

hayooo .... tambah mbulet .... he he he ...:)

h

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Healthy Living

Learn to live life

to the fullest

on Yahoo! Groups.

Featured Y! Groups

and category pages.

There is something

for everyone.

Health Groups

for people over 40

Join people who are

staying in shape.

.

__,_._,___

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home