Howl

Diposting secara otomatis dari milis psikologi transformatif.

Saturday, December 6, 2008

Re: [psikologi_transformatif] Re: "trinitas" dalam pandangan akal dan Quran..

hahhaha....haahahah.....hahahahah.......
 
dari pendapat anda, saya bisa menemukan kesimpulan bahwa :"siapapun yg masih menjunjung kerasionalan dalam berpikir harus meninggalkan bible".... betul kagak..??? 
 
jadi kristen yg baik "harus" menjadi manusia2 yg "irasional"... betul kagak...???.. atau mungkin "tidak" perlu sekolah...???
 
sebuah "bom" atom yg kecil mampu menghancurkan sebuah kota... yg telah lahir dari akal manusia dan kecintaan akan kebenaran dan berpikir yg benar... betul kagak..???
 
alam pikiranku membawaku pada sebuah alam dari "non fisik" manusia yg mungkin aku lebih tepat menyebut "berasal" dari sisi kejiwaanku sebagai manusia sehingga aku perlu melakukan pendekatan psikologi.. dari sejarah awal manusia, aku mengetahui bahwa ada alam dimana dia menunjukkan kepada diriku bahwa sejak awal manusia hingga sekarang.. setiap manusia tidak pernah lepas dari berpikir... dan tujuan dan isi berpikirnya mengarah "lebih baik (besser)  yg mengarah pada yg paling baik (am Besten)... dan aku yakin bahwa "ada" keberadaan yg "sang sempurna" itu "telah" memberikan sebuah potensi, agar saya bisa "menemukan" diriNya... sebab manusia yg "mengenal" pada yg "tidak terbatas" harus menyembah yg "tidak terbatas"... dan satu hal yg pasti bahwa "manusia dan berpikir" tidak akan pernah bisa "dilepaskan" sebab dengan itulah manusia berbeda dengan binatang menyangkut potensi dan kualitas berpikirnya..
 
lebih baik aku menyembah tuhan yg "masuk akal" untuk disembah daripada menyembah tuhan yg "tidak masuk akal" untuk disembah...    

aku "tidak" yakin jika akan ada satu masa dimana yg "sempurna" itu menjadi menjadi 2, 3, 4, dst... sebab jika itu ada maka seharusnya yg muncul "tidak ada yg sempurna".... untuk itu keberadaan yg "sempurna" itu "harus" menjadi 1 agar dia selamanya disebut "sempurna"... sebab dia "berbeda" dengan yg lain... betul kagak...??? 
 
--- On Wed, 12/3/08, Howl <scimindd@gmail.com> wrote:
From: Howl <scimindd@gmail.com>
Subject: Re: [psikologi_transformatif] Re: "trinitas" dalam pandangan akal dan Quran..
To: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
Date: Wednesday, December 3, 2008, 10:22 PM

2008/12/3 <pradita@telus. net>:
> Lha wong mau memahami Trinitas kok yang dipakai akalnya Al-Qur'an?

Trinitas yang berhasil dipahami secara rasional, tentu saja adalah
trinitas yang juga mudah dikritik atau "dibuktikan keliru" secara
rasional pula. Tetapi trinitas yang berhasil dipahami secara rasional
bukanlah trinitas yang dimaksudkan oleh injil.

Tuhan (entah trinitas atau tidak) yang berhasil dipahami secara
rasional adalah Tuhan yang dibatasi oleh akal manusia. Sebab hanya
yang terbataslah yang dapat dipahami oleh akal manusia.

Tuhan yang masuk akal adalah tuhan yang sedemikian kerdilnya, sehingga
bisa masuk akal manusia yang serba terbatas itu.

Orang kristen (dan saya kira juga orang agama lain) mempercayai Tuhan
yang dialami sebagai Tuhan, dan bukannya Tuhan yang cocok dengan apa
yang masuk akal atau tidak menurut kriteria akal manusia yang toh juga
selalu berubah kapasitasnya dari jaman ke jaman.

h

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Group get-together

Host a free online

conference on IM.

10 Day Club

on Yahoo! Groups

Share the benefits

of a high fiber diet.

Popular Y! Groups

Is your group one?

Check it out and

see.

.

__,_._,___

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home