Re: [psikologi_transformatif] Re: "trinitas" dalam pandangan akal dan Quran..
hahhaha....haahahah dari pendapat anda, saya bisa menemukan kesimpulan bahwa :"siapapun yg masih menjunjung kerasionalan dalam berpikir harus meninggalkan bible".... betul kagak..??? jadi kristen yg baik "harus" menjadi manusia2 yg "irasional". sebuah "bom" atom yg kecil mampu menghancurkan sebuah kota... yg telah lahir dari akal manusia dan kecintaan akan kebenaran dan berpikir yg benar... betul kagak..??? alam pikiranku membawaku pada sebuah alam dari "non fisik" manusia yg mungkin aku lebih tepat menyebut "berasal" dari sisi kejiwaanku sebagai manusia sehingga aku perlu melakukan pendekatan psikologi.. dari sejarah awal manusia, aku mengetahui bahwa ada alam dimana dia menunjukkan kepada diriku bahwa sejak awal manusia hingga sekarang.. setiap manusia tidak pernah lepas dari berpikir... dan tujuan dan isi berpikirnya mengarah "lebih baik (besser) yg mengarah pada yg paling baik (am Besten)... dan aku yakin bahwa "ada" keberadaan yg "sang sempurna" itu "telah" memberikan sebuah potensi, agar saya bisa "menemukan" diriNya... sebab manusia yg "mengenal" pada yg "tidak terbatas" harus menyembah yg "tidak terbatas"... dan satu hal yg pasti bahwa "manusia dan berpikir" tidak akan pernah bisa "dilepaskan" sebab dengan itulah manusia berbeda dengan binatang menyangkut potensi dan kualitas berpikirnya. lebih baik aku menyembah tuhan yg "masuk akal" untuk disembah daripada menyembah tuhan yg "tidak masuk akal" untuk disembah... aku "tidak" yakin jika akan ada satu masa dimana yg "sempurna" itu menjadi menjadi 2, 3, 4, dst... sebab jika itu ada maka seharusnya yg muncul "tidak ada yg sempurna"... --- On Wed, 12/3/08, Howl <scimindd@gmail. From: Howl <scimindd@gmail. |
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
.
__,_._,___

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home