Howl

Diposting secara otomatis dari milis psikologi transformatif.

Friday, October 3, 2008

Re: [psikologi_transformatif] Benarkah Manusia Adalah Makhluk Yang Paling Mulia?

Lha, point saya masih tetap sama.
Sidharta mencari kebenaran, dan menemukannya melalui usahanya.
Muhammad diberi tahu (oleh Tuhan melalui malaikat).

h

2008/10/3 hendrik bakrie <henrik12syiah@yahoo.com>:
> hahahahah.....hahahahah.......hahahahahh.......
>
> tetapi jangan dilupa, berdasarkan sejarah :
> 1. Muhammad SAWW itu "tidak pernah" merasakan enaknya bermain sama ayah..
> dimana dia seharusnya mencari kebahagiaan dari seorang ayah...????? apakah
> sidharta merasakan itu..???
> 2. dia merasakan kesedihan kehilangan ibu saat masih kecil...
> 3. dia harus merasakan panasnya gurun sebab dia seorang pengembala
> kambing... gurun pasir tidak memiliki srigala... sehingga sang pengembala
> "tidak' perlu mengawasi secara ketat... Muhammad masih kecil tetapi tidak
> memiliki harta, keluarga, jabatan, dll... jadi selama bertahun-tahun berada
> dalam "kesunyiaan" mengawasi gembalaanya, apakah yg dipikirkan Muhammad SAWW
> di gurun pasir itu sendirian...????
> 4. sang Muhammad SAWW dari seorang pengembala kambing harus menjadi seorang
> pengusaha sukses yg melintasi negara lain... lalu menjadi seorang suami dan
> ayah sekaligus pemimpin rohani.... apakah itu "bukan usaha" yg cukup
> keras...???
> 5. Muhammad SAWW didatangi jibril untuk menjadi nabi pada umur 40 tahun...
> tetapi perlu diketahui, kalau gua hira itu adalah "tempat" bagi nabi yg
> selalu dikunjungi... Muhammad SAWW bukan cuma sekali atau dua kali aja
> mendatangi tempat itu... jadi selama bertahun-tahun (sebelum jibril datang),
> apa yg diperbuat nabi Muhammad ditempat itu...?????
> 6. sidharta bisa dapat pencerahan dengan meninggalkan kehidupan dunia...
> jadi tidak perlu memikirkan keluarga,anak,politik,dll (bebannya sedikit)....
> tetapi Muhammad SAWW harus bisa mendapatkan pencerahan bersama
> keluarga,sahabat,politik,ekonomi,pemrintahan,hukum perang,dll (bebannya
> lebih banyak)....
> 7. sidharta melihat penderitaan dan kematian org lain aja.... tetapi
> Muhammad SAWW melihat dan merasakan penderitaan dan kematian istrinya,
> keluarganya, klannya, sahabatnya,musuhnya,dll....
> 8. sidharta tidak merasakan "dikhianati" tetapi nabi Muhammad SAWW
> merasakannya (di perang uhud)....
> 9. sidharta muridnya sedikit tetapi nabi Muhammad SAWW muridnya ribuan....
> mana yg sulit menagajar sedikit atau ribuan...?????
> 10. Muhammad SAWW mengubah sistem.. dan mengubah sistem itu sesuatu yg
> sangat sulit loh... kalau sidharta...?????
> 11. nabi Muhammad harus menghadapi org nasrani (polos,lugu dan mungkin
> bodoh), yahudi (cerdas dan mungkin licik), munafik (srigala berbulu domba),
> kafir quraish (keluarga dan jahat)... apakah sidharta gautama bisa
> menghadapi sebanyak itu...????
> 12. sidharta itu org kaya tetapi jadi miskin... tetapi nabi Muhammad itu
> adalah org miskin yg jadi org kaya tetapi sekaligus dia jadi org miskin demi
> umatnya...
> 13. sidharta itu meninggalkan istrinya tetapi Muhammad menjadikan istri pada
> janda-janda yg sudah tua dan tidak bisa memberikan keturunan...
> 14. sidahrta tidak punya anak angkat tetapi nabi muhammad SAWW punya anak
> angkat...
> 15. dll....
>
> menjadi nabi itu susah... dan kerja keras juga lebih susah daripada yg
> tidak....
>
> "berat hatinya melihat penderitaan kalian" (AL Quran)
>
> --- On Thu, 10/2/08, Howl <smilingwizard@gmail.com> wrote:
>
> From: Howl <smilingwizard@gmail.com>
> Subject: Re: [psikologi_transformatif] Benarkah Manusia Adalah Makhluk Yang
> Paling Mulia?
> To: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
> Date: Thursday, October 2, 2008, 4:47 PM
>
> 2008/10/2 hendrik bakrie <henrik12syiah@ yahoo.com>:
>> hahhahah.... .hahahahah. .....hahahahah. ....
>>
>> tidak apa-apa.... sebab rasa "suka" seseorang sangat dipengaruhi oleh
>> karakter dan pengetahuannya. .. sangat sulit seseorang bisa menerima
>> seorang Muhammad untuk jadi "tokoh idola" jika kesukaannya adalah dunia
>> "kebiaraan" misalnya....
>
> Sidharta Gautama mencapai kebenaran melalui perjuangan batin yang
> berat, berpikir, meditasi, dll. Boleh dibilang beliau berhasil
> menemukan kebenaran melalui usahanya yang keras.
>
> Muhammad mengetahui kebenaran karena diberi tahu oleh Tuhan.
>
> h
>
>

------------------------------------

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:psikologi_transformatif-digest@yahoogroups.com
mailto:psikologi_transformatif-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
psikologi_transformatif-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home